14 March 2019

100 Ways to Save Tax in Malaysia for Individuals (Book)



100 Ways to Save Tax in Malaysia for Individuals has been crafted to help ordinary Malaysians who want to understand more about income tax and the tax-saving ideas that they can use to reduce their tax burden, whilst keeping within the law. The book will show how to plan your tax affairs and to strategies to make the most of the deductions, reliefs, rebates and tax exemptions that are available to you as an individual. Husbands and wives will receive guidance on how to plan their financial affairs in tax-efficient ways so as to build adequate savings to provide for their children’s education and their own retirement. Learn also about the workings of the self-assessment system including monthly tax deductions and how the well-informed can use their knowledge to optimize their financial resources.


Individuals who want to stay in control of their tax affairs will appreciate the fact that tax planning is not just a once-a-year chore. This book should prove helpful not only for tax filing but for forward tax planning. Whether you are a Malaysian citizen or resident, a permanent resident, a returning expert or a person enjoying MM2H status, there is something of interest for you in this popular work. Employees, company directors, retirees and persons engaged in business or a profession, either individually or as a partner – in fact, any individual who is or is potentially a Malaysian taxpayer, can benefit from the wealth of ideas presented in this book with its easy to read yet informative style, clear examples and comprehensive index. Specially tailored for you – the individual taxpayer – this book builds on the pedigree of successful editions of the highly acclaimed 100 Ways to Save Tax in Malaysia series.


Training ESQ For Teens. Penyertaan Dibuka Sekarang!


Minggu ini kita dikejutkan dengan berita seorang pelajar Tingkatan 1 yang cuba untuk membunuh diri kerana kecewa, pelajar yang diminatinya dikatakan bermain cinta dengan lelaki lain.

Tujuan hidup yang jelas perlu diterapkan pada anak-anak muda seusia mereka ini. Kerana di zaman remaja, mereka masih mencari-cari identiti diri. Kita sebagai orang yang 'pernah remaja', yang pernah mengalami suka duka kehidupan remaja, perlu membimbing mereka, bukan hanya membiarkan mereka tanpa arah tuju.


Tanpa tujuan hidup yang jelas, mereka akan mengharungi hari-hari mendatang tanpa mengetahui untuk apa sebenarnya mereka hidup. Dikhuatiri, mereka akan terjerumus ke dalam gejala sosial yang semakin membimbangkan ketika ini.


Training ESQ For Teens lebih dari sekadar training biasa. Ia menggabungkan aspek Visual, Audio dan Kinestatik (VAK) dan modul disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan usia remaja.

Saya yakin dan percaya, dengan izin Allah, selepas menghadiri training ini, mereka akan mula mengenal tiga perkara ini ; siapa kita, untuk apa kita hidup, ke mana kita selepas mati.

Jom! Daftarkan anak-anak anda. Penyertaan dibuka untuk mereka yang berusia 13 hingga 18 tahun. Dibuka sekarang!


08 March 2019

12 Kaum yang Dibinasakan Allah Dan Disebut Kisahnya Dalam Al Quran


Dalam Al Quran, banyak sekali diceritakan kisah-kisah umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah karena mereka mengingkari utusan-Nya dan melakukan berbagai penyimpangan yang telah dilarang. Berikut adalah kaum-kaum yang dibinasakan.

1) Kaum Nabi Nuh

Hasil carian imej untuk kisah nabi nuh

Sumber gambar : Google

Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, namun yang beriman hanyalah sekitar 80 orang. Kaumnya mendustakan dan memperolok-olok Nabi Nuh. Lalu, Allah mendatangkan banjir yang besar, kemudian menenggelamkan mereka yang ingkar, termasuk anak dan istri Nabi Nuh
(QS Al-Ankabut : 14).



2) Kaum Nabi Hud


Sumber gambar : Google


Nabi Hud diutus untuk kaum 'Ad. Mereka mendustakan kenabian Nabi Hud. Allah lalu mendatangkan angin yang dahsyat disertai dengan bunyi guruh yang menggelegar hingga mereka tertimbun pasir dan akhirnya binasa 
(QS Attaubah: 70, Alqamar: 18, Fushshilat: 13, Annajm: 50, Qaaf: 13).

3) Kaum Nabi Saleh

Hasil carian imej untuk kisah nabi saleh

Sumber gambar : Google

Nabi Saleh diutuskan Allah kepada kaum Tsamud. Nabi Saleh diberi sebuah mukjizat seekor unta betina yang keluar dari celah batu. Namun, mereka membunuh unta betina tersebut sehingga Allah menimpakan azab kepada mereka (QS ALhijr: 80, Huud: 68, Qaaf: 12).


4) Kaum Nabi Luth


Sumber gambar : Google

Umat Nabi Luth terkenal dengan perbuatan menyimpang, yaitu hanya mau menikah dengan pasangan sesama jenis (homoseksual dan lesbian). Kendati sudah diberi peringatan, mereka tak mau bertobat. Allah akhirnya memberikan azab kepada mereka berupa gempa bumi yang dahsyat disertai angin kencang dan hujan batu sehingga hancurlah rumah-rumah mereka. Dan, kaum Nabi Luth ini akhirnya tertimbun di bawah reruntuhan rumah mereka sendiri (QS Alsyu'araa: 160, Annaml: 54, Alhijr: 67, Alfurqan: 38, Qaf: 12).

5) Kaum Nabi Syuaib


Sumber gambar : Google


Nabi Syuaib diutuskan kepada kaum Madyan. Kaum Madyan ini dihancurkan oleh Allah karena mereka suka melakukan penipuan dan kecurangan dalam perdagangan. Bila membeli, mereka minta dilebihkan dan bila menjual selalu mengurangi. Allah pun mengazab mereka berupa hawa panas yang teramat sangat. Kendati mereka berlindung di tempat yang teduh, hal itu tak mampu melepaskan rasa panas. Akhirnya, mereka binasa (QS Attaubah: 70, Alhijr: 78, Thaaha: 40, dan Alhajj: 44).

Selain kepada kaum Madyan, Nabi Syuaib juga diutus kepada penduduk Aikah. Mereka menyembah sebidang padang tanah yang pepohonannya sangat rimbun. Kaum ini menurut sebagian ahli tafsir disebut pula dengan penyembah hutan lebat (Aikah) (QS AlHijr: 78, Alsyu'araa: 176, Shaad: 13, Qaaf: 14).

6) Firaun


Sumber gambar : Google

Kaum Bani Israil sering ditindas oleh Firaun. Allah mengutus Nabi Musa dan Harun untuk memperingatkan Firaun akan azab Allah. Namun, Firaun malah mengaku sebagai tuhan. Ia akhirnya tewas di Laut Merah dan jasadnya berhasil diselamatkan. Hingga kini masih bisa disaksikan di museum mumi di Mesir (Albaqarah: 50 dan Yunus: 92).


7) Ashab Al-Sabt


Sumber gambar : Google

Mereka adalah segolongan fasik yang tinggal di Kota Eliah, Elat (Palestina). Mereka melanggar perintah Allah untuk beribadah pada hari Sabtu. Allah menguji mereka dengan memberikan ikan yang banyak pada hari Sabtu dan tidak ada ikan pada hari lainnya. Mereka meminta rasul Allah untuk mengalihkan ibadah pada hari lain, selain Sabtu. Mereka akhirnya dibinasakan dengan dilaknat Allah menjadi kera yang hina (QS Al-A'raaf: 163).

8) Ashab Al-Rass


Sumber gambar : Google

Rass adalah nama sebuah telaga yang kering airnya. Nama Al-Rass ditujukan pada suatu kaum. Konon, nabi yang diutus kepada mereka adalah Nabi Saleh. Namun, ada pula yang menyebutkan Nabi Syuaib. Sementara itu, yang lainnya menyebutkan, utusan itu bernama Handzalah bin Shinwan (adapula yang menyebut bin Shofwan). Mereka menyembah patung. Ada pula yang menyebutkan, pelanggaran yang mereka lakukan karena mencampakkan utusan yang dikirim kepada mereka ke dalam sumur sehingga mereka dibinasakan Allah (Qs Alfurqan: 38 dan Qaf ayat 12).

9) Ashab Al-Ukhdudd


Sumber gambar : Google

Ashab Al-Ukhdud adalah sebuah kaum yang menggali parit dan menolak beriman kepada Allah, termasuk rajanya. Sementara itu, sekelompok orang yang beriman diceburkan ke dalam parit yang telah dibakar, termasuk seorang wanita yanga tengah menggendong seorang bayi. Mereka dikutuk oleh Allah SWT (QS Alburuuj: 4-9).

10) Ashab Al-Qaryah


Sumber gambar : Google

Menurut sebagian ahli tafsir, Ashab Al-Qaryah (suatu negeri) adalah penduduk Anthakiyah. Mereka mendustakan rasul-rasul yang diutus kepada mereka. Allah membinasakan mereka dengan sebuah suara yang sangat keras (QS Yaasiin: 13).

11) Kaum Tubba'


Sumber gambar : Google

Tubaa' adalah nama seorang raja bangsa Himyar yang beriman. Namun, kaumnya sangat ingkar kepada Allah hingga melampaui batas. Maka, Allah menimpakan azab kepada mereka hingga binasa. Peradaban mereka sangat maju. Salah satunya adalah bendungan air (QS Addukhan: 37).

12) Kaum Saba


Sumber gambar : Google

Mereka diberi berbagai kenikmatan berupa kebun-kebun yang ditumbuhi pepohonan untuk kemakmuran rakyat Saba. Karena mereka enggan beribadah kepada Allah walau sudah diperingatkan oleh Nabi Sulaiman, akhirnya Allah menghancurkan bendungan Ma'rib dengan banjir besar (Al-Arim) (QS Saba: 15-19).  

Sumber : Republika.co.id